Tidak benar. Stroke memang lebih sering terjadi pada usia lanjut karena risiko meningkat seiring bertambahnya usia, tetapi stroke dapat terjadi pada siapa saja, termasuk orang dewasa muda bahkan remaja. CDC menyebutkan bahwa sekitar 1 dari 7 stroke terjadi pada kelompok usia 15–49 tahun.
Mengapa orang muda juga bisa terkena stroke?
Usia hanyalah salah satu faktor risiko. Beberapa kondisi dan kebiasaan dapat meningkatkan risiko stroke pada usia yang lebih muda, antara lain:
Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko stroke yang paling penting dan dapat terjadi pada orang muda maupun orang lanjut usia.
Jangan mengabaikan gejala stroke hanya karena masih muda
Gejala stroke dapat muncul secara tiba-tiba, misalnya wajah mencong, kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh, bicara pelo atau sulit memahami pembicaraan, gangguan penglihatan, pusing atau kehilangan keseimbangan, serta sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba.
Jika gejala tersebut muncul, segera cari pertolongan medis dan jangan menunggu gejala membaik sendiri. Penanganan stroke merupakan keadaan darurat dan waktu sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan otak.
Kesimpulan
Stroke bukan hanya penyakit orang lanjut usia. Risiko memang meningkat dengan usia, tetapi faktor seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, dan kondisi kesehatan tertentu dapat membuat stroke terjadi lebih dini. Karena itu, menjaga kesehatan sejak usia muda dan mengetahui tanda-tanda stroke tetap penting.
Agkung Kain Niu Huang Wan Obat Stroke Ringan
Leave a Reply