Kesemutan = Awal Stroke? Kenali & Cegah Dengan Ini
Perrnah nggak sih kamu lagi duduk santai, nonton TV, terus tiba-tiba tangan atau kaki rasanya “semutan”? Kayak ada jarum-jarum kecil nusuk-nusuk. Awalnya disepelein: “Ah, paling kesleo” atau “Kebanyakan main HP”. Tapi… kalau kesemutannya sering banget, apalagi cuma di satu sisi badan, itu udah waktunya kita waspada.
1. Emang bener kesemutan itu tanda awal stroke
Jawabannya: Bisa iya, bisa nggak.
Kesemutan itu bahasa tubuh kita. Tandanya ada yang nggak beres sama saraf atau aliran darah.Kesemutan normal biasanya karena: Duduk kelamaan, ketindihan, saraf kejepit. Hilang sendiri kalau udah ganti posisi.
Kesemutan yang harus diwaspadai cirinya:
1. Datangnya tiba-tiba tanpa sebab
2. Cuma di satu sisi: tangan kanan + wajah kanan
3. Disertai pusing, bicara pelo, pandangan kabur
4. Nggak hilang-hilang walau udah jalan atau gerak
Kalau 4 ciri itu ada, bisa jadi itu sinyal dari tubuh. Salah satunya: sirkulasi darah ke otak nggak lancar. Dan itu salah satu faktor risiko stroke.Makanya jangan diabaikanya.
2. Terus hubungannya sama “darah nggak lancar” apa?
Gini logikanya bang. Otak, saraf, otot kita butuh darah buat nganterin oksigen + makanan. Kalau aliran darahnya mampet atau melambat, saraf jadi “lapar”. Nah lapar itu yang bikin kesemutan, pegal, kaku, bahkan sampai lemas.Apalagi setelah stroke. Banyak yang ngeluh: “Udah sembuh, tapi kok masih kesemutan & pegal terus?”Itu karena pemulihan sirkulasinya belum 100%.
3. Terus cara cegahnya gimana?
Selain ke dokter dan minum obat sesuai anjuran, banyak juga yang nyari “pendamping” dari herbal tradisional buat bantu jaga sirkulasi. Salah satu yang udah lama banget dipercaya itu Angong Niuhuang Wan, atau yang kita kenal Angkung.Tenang, ini bukan obat stroke ya. Tapi lebih ke pendamping herbal tradisional yang secara tradisional dipakai untuk:
1. Bantu melancarkan sirkulasi darah
2. Bantu meredakan kesemutan & pegal
3. Bantu mengurangi kekakuan otot
4. Bantu menjaga stamina tubuh biar nggak gampang capek
4. Katanya ada 6 jenis Angkung? Bedanya apa?
Nah ini yang sering bikin bingung. Ada Emerald, Red Golden, Dragon Merah, Premium, Kaleng Merah Original, Angkung Kain.Tenang, manfaat dan kegunaan utamanya sama. Sama-sama dipakai secara tradisional untuk membantu melancarkan peredaran darah. Yang bedain cuma dosis dan kemasannya aja. Jadi tinggal pilih yang paling cocok dan sesuai anjuran.
Cara minum yang umum:
Dewasa 1 pil diminum sekaligus. Hancurkan pilnya dulu pakai 30-50ml air hangat kuku. Minum segera setelah dilarutkan. Waktu terbaik: setelah makan, malam hari sebelum tidur. Simpan di tempat sejuk dan kering.
5. Terus siapa yang nggak boleh?
Penting nih. Angkung tidak dianjurkan untuk:
Ibu hamil, menyusui, anak-anak, atau orang yang punya alergi terhadap kandungannya. Kecuali udah dapat anjuran langsung dari tenaga kesehatan ya.
Intinya: kalau mau pakai, konsultasi dulu. Apalagi kalau kamu lagi minum obat dari dokter.Jangan Tunggu Parah Dulu. Kesemutan kecil hari ini, bisa jadi teriakan besar tubuh besok.Jadi mulai sekarang kenali badan sendiri. Kalau kesemutannya udah aneh, langsung cek ke dokter.Sambil itu, jaga pola hidup: banyak jalan, kurangi duduk kelamaan, makan makanan sehat, tidur cukup. Dan kalau butuh pendamping herbal tradisional, Angkung udah jadi pilihan banyak orang dari dulu buat bantu jaga kelancaran sirkulasi darah.
Ingat ya, cegah lebih baik daripada mengobati



Leave a Reply