Belanja hemat bebas ongkir

Apa Bedanya Stroke Ringan dan Stroke Berat?

Banyak yang mengira stroke itu datang tiba-tiba dan langsung lumpuh total. Padahal tidak semua stroke seperti itu.

Ada yang namanya stroke ringan dan ada juga stroke berat. Bedanya ada di tingkat keparahan dan dampaknya ke tubuh.

Kalau salah paham, stroke ringan bisa disepelekan. Padahal itu justru tanda bahaya. Yuk kita bahas bedanya satu-satu.

Apa Itu Stroke?
Stroke terjadi saat aliran darah ke otak terhambat. Otak jadi kekurangan oksigen dan nutrisi.

Akibatnya sel otak bisa mati. Tanpa penanganan cepat, ini bisa menyebabkan kerusakan permanen.

Menurut data Kemenkes RI, stroke adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Kabar baiknya, sebagian besar faktor risikonya bisa dicegah.

Stroke dibagi jadi 2 jenis. Stroke iskemik karena penyumbatan. Stroke hemoragik karena pembuluh darah pecah. Nah, kedua jenis ini bisa terjadi dalam bentuk ringan maupun berat.

Stroke Ringan: Sering Disebut TIA
Stroke ringan disebut juga TIA atau Serangan Iskemik Transien.

Intinya, ini gangguan aliran darah ke otak yang sifatnya sementara. Gejalanya muncul mendadak, tapi bisa hilang sendiri dalam beberapa menit sampai beberapa jam.

Kenapa disebut peringatan? Karena tidak ada kerusakan permanen di otak. Di hasil CT Scan pun biasanya terlihat normal.

Tapi jangan senang dulu. TIA adalah alarm dari tubuh. 1 dari 3 orang yang kena TIA bisa mengalami stroke berat dalam 1 tahun ke depan kalau tidak diobati.

Gejala stroke ringan yang harus diwaspadai:
Wajah terasa kebas sebelah. Lengan tiba-tiba lemas. Bicara jadi pelo atau susah mencari kata. Penglihatan kabur atau ganda. Pusing hebat disertai kehilangan keseimbangan. Mual dan muntah tanpa sebab.

Karena gejalanya cepat hilang, banyak orang berpikir sudah sembuh. Padahal risikonya masih besar.

Stroke Berat: Kerusakan Sudah Terjadi
Berbeda dengan yang ringan, stroke berat terjadi saat penyumbatan atau pendarahan berlangsung lama.

Akibatnya sel otak mati dan tidak bisa kembali. Inilah yang menyebabkan kelumpuhan dan kecacatan.

BELI OBAT UNTUK STROKE KLIK DISINI

Gejala stroke berat biasanya tidak hilang dalam 24 jam. Justru makin lama makin jelas. Misalnya lumpuh di satu sisi tubuh, tidak bisa bicara sama sekali, atau bahkan koma.

Dampaknya tergantung bagian otak mana yang rusak. Kalau bagian kiri yang kena, bisa lumpuh kanan dan gangguan bicara. Kalau bagian kanan, bisa lumpuh kiri dan gangguan daya ingat.

Stroke berat butuh penanganan darurat di rumah sakit. Bisa berupa obat pelarut bekuan, kateter, sampai operasi. Setelah itu dilanjutkan dengan rehabilitasi jangka panjang.

Jadi Apa Bedanya?
Singkatnya begini. Stroke ringan itu durasinya sebentar dan tidak meninggalkan bekas. Stroke berat durasinya lama dan meninggalkan kerusakan.

Stroke ringan seperti lampu kuning di jalan. Tanda untuk segera berhenti dan hati-hati. Stroke berat seperti kecelakaan yang sudah terjadi.

Penyebab keduanya sama. Tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, merokok, kurang gerak, dan pola makan tinggi garam dan gula. Bedanya hanya seberapa parah penyumbatannya.

Harus Ngapain Kalau Kena?
Kuncinya ada di kata TIME. Time is Brain. Setiap menit itu penting.

Kalau kamu atau orang terdekat mengalami gejala seperti wajah mencong, bicara pelo, atau lengan tidak bisa diangkat, langsung ke IGD. Gunakan metode FAST untuk cek cepat.

Untuk stroke ringan, dokter biasanya akan kasih obat pengencer darah, obat darah tinggi, dan menyarankan ubah gaya hidup. Olahraga 30 menit, tidur 7-9 jam, dan kurangi garam.

Untuk stroke berat, penanganannya lebih kompleks. Ada tindakan medis, fisioterapi, terapi bicara, dan kontrol rutin. Tujuannya agar fungsi tubuh bisa pulih semaksimal mungkin.

Kesimpulan
Stroke ringan dan stroke berat sama-sama berbahaya. Yang ringan sering diabaikan karena gejalanya hilang. Yang berat dampaknya bisa seumur hidup.

Ingat, stroke bisa dicegah. Mulai dari pola makan sehat, rutin bergerak, kelola stres, dan cek kesehatan tiap 6 bulan sekali.

Jangan tunggu sampai parah. Deteksi sejak dini bisa menyelamatkan nyawa dan kualitas hidup kamu.

Referensi:
1. Kementerian Kesehatan RI. Penyakit Stroke. http://yankes.kemkes.go.id
2. WHO. Cardiovascular Diseases Fact Sheet. http://who.int
3. CDC. Stroke Signs and Symptoms. http://cdc.gov
4. Mayo Clinic. Transient Ischemic Attack TIA. http://mayoclinic.org
5. American Heart Association. Learn About Stroke. http://heart.org

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop

Angkung Original

Selamat datang di Toko Kami. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang, ada yang bisa Saya bantu